Profil Provinsi Kalimantan Selatan: Sejarah, Geografi, Pariwisata dan Seni Budaya

Provinsi Kalimantan Selatan adalah 1 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Provinsi ini terletak di kepulauan Kalimantan dan beribukotakan Banjarmasin. DPRD Kalimantan Selatan menetapkan tanggal 14 Agustus 1950 sebagai hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan yang ditetapkan melalui peraturan pemerintah dengan SK no. 2 tahun 1989 tertanggal 31 Mei 1989.

Tanggal tersebut adalah saat pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS). Provinsi Kalimantan Selatan memiliki luas 37.530.53 km persegi dan dihuni oleh lebih dari 3.7 juta jiwa berdasarkan sensus yang dilakukan pada tahun 2010.

Sejarah Pembentukan Provinsi Kalimantan Selatan

Kembalinya bentuk negara Indonesia menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia mendorong pemerintah daerah untuk bergerak menata ulang sistem pemerintahan yang dipimpinnya. Saat itu, Provinsi Kalimantan Selatan dibagi menjadi tiga karisedan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Langkah pertama yang diambil yaitu mengeluarkan UU no.25 tahun 1956 yang berisi Provinsi Kalimantan akan dibagi menjadi tiga provinsi yaitu seperti pembagian dalam karesidenan. Keputusan ini diperbaharui lagi melalui keputusan UU no.21 tahun 1957 yang menjadikan bagian barat dan utara Kalimantan Selatan menjadi Provinsi Kalimantan Tengah.

Keputusan tersebut diperbaharui lagi dengan mengeluarkan UU no. 27 tahun 1959 yang memasukkan bagian utara Kotabaru menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Timur. Setelah itu, wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan tidak lagi mengalami perubahan.

Geografis dan Tipografi

Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya terletak di sebelah tenggara pulau Kalimantan. Provinsi ini memiliki ciri terdiri dari dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi di provinsi Kalimantan Selatan mayoritan Hutan tropis yang mendapat perlindungan dari pemerintah sedangkan dataran rendah kaya akan gambut dan rawa-rawa yang memiliki cukup banyak satwa air tawar.

Dataran tinggi akan kalian temukan di bagian tengah tepatnya pada Pegunungan Meratus sedangkan dataran rendah terdapat di bagian barat dan pantai timur. Di provinsi Kalimantan Selatan kalian akan menyaksikan Sumber Daya Alam yang berlimpah seperti Hutan Tetap, Hutan Produksi, Hutan Lindung, dan hutan Konvensi.

Sedangkan untuk perkebunan di provinsi ini didominasi oleh perkebunan Negara. Untuk bahan galian sebagai hasil dari sektor pertambangan terdapat batu bara, minyak, biji besi, pasir kwarsa dan lain sebagainya.

Etnis di provinsi Kalimantan Selatan

Mayoritas penduduk Kalimantan Selatan adalah etnis Banjar dengan total jumlahnya mencapai 74.34%. Ada tiga kelompok mayoritas suku Banjar yaitu Banjar Batang Banyu, Banjar Pahuluan dan juga Banjar Kuala. Suku terbesar kedua adalah suku Jawa.

Mayoritas suku Jawa tersebut melakukan transmigrasi sebab padatnya jumlah penduduk di pulau Jawa dan sukarnya mencari pekerjaan di pulau tersebut. Oleh sebab itu, mereka melakukan transmigrasi ke provinsi Kalimantan Selatan.

Jumlah penduduk Suku Jawa di Kalimantan Selatan mencapai 14.51% yang tersebar di kawasan yang disediakan khusus untuk transmigrasi dan juga di kota Banjarbaru. Selanjutnya adalah suku Bugis dengan jumlah mencapai 2.81%.

Suku tersebut mendiami dua daerah pesisir yaitu Kota Bumbu dan Tanah Baru. Adapula suku Dayak dengan total 2.23% dan menempati jejeran Pegunungan Meratus dan juga aliran Sungai Barito. Di provinsi ini, Anda akan mendapati keberadaan etnis-etnis kecil lain seperti Madura, Mandar, Sunda, Tionghoa, Bali, Batak dan lain sebagainya.

Bahasa di Provinsi Kalimantan Selatan

Di Provinsi Kalimantan Selatan, komunikasi sehari-hari berlangsung dengan menggunakan bahasa Banjar yang merupakan bahasa ibu di Provinsi ini. Bahasa Banjar dibagi kedalam dua dialek besar yang disebut dengan Banjar Hulu dan Banjar Kuala. Suku Dayak di pegunungan Meratus berkomunikasi dengan bahasa Dayak Meratus atau disebut pula Bahasa Bukit. Baik Bahasa Dayak Meratus maupun Bahasa Banjar termasuk dalam kategori Bahasa Melayik.

Agama di Provinsi Kalimantan Selatan

Mayoritas agama yang dianut penduduk setempat adalah 97% agama Islam. Selain itu, adapula penganut agama Kristen, Hindu, Budha, Konghucu serta Kaharingan yang dianut oleh masyarakat suku Dayak di daerah pegunungan Meratus.

Perekonomian di Provinsi Kalimantan Selatan

Pada tahun 2012, survey yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa data penduduk yang bekerja di sektor pertanian menduduki peringkat pertama di Kalimantan Selatan yaitu sebanyak 38.20%, untuk posisi kedua memilih bekerja di sektor perdagangan dengan jumlah 20.59%.

Dari total keseluruhan penduduk provinsi Kalimantan Selatan, 63,20 % tercatat bekerja di sektor informal dan sisanya di sektor formal. Sektor formal tersebut meliputi profesi buruh dan karyawan serta pengusaha dengan bantuan buruh tetap.

Pertanian di provinsi ini menghasilkan padi, jagung, ubi kayu dan juga ubi jalar, sedangkan untuk buah yang dihasilkan adalah pisang, durian, kasturi, langsat, jeruk, pepaya dan lain sebagainya. Selain itu, kelapa sawit menjadi komoditas utama yang dihasilkan dari sektor perkebunan.

Kalimantan Selatan juga terkenal dengan hasil tambang serta industrinya. Untuk hasil tambangnya didominasi oleh batu bara, emas, intan, marmer, kaloin, serta batu-batuan sedangkan perindustriannya didominasi oleh industri manufaktur mikro, industri manufaktur sedang dan manufaktur besar.

Pariwisata di Provinsi Kalimantan Selatan

Obyek wisata yang dapat dikunjungi di Kawasan provinsi Kalimantan Selatan cukup banyak, seperti pantai, laut, pulau, danau, dan juga pegunungan. Adapula festival-festival yang menarik perhatian turis dalam negeri maupun turis asing seperti Festival Tanglong dan Festival Pasar Terapung. Selain wisata, provinsi ini juga populer dengan menu kulinernya seperti rimpi, sate itik, kelepon buntut, dodol, ketupat, kacang jaruk dan lain sebagainya.

Seni Budaya di Provinsi Kalimantan Selatan

Bebapa pertunjukan seni dan juga peninggalan kebudayaan di Provinsi Kalimantan Selatan adalah:

  • Teater Tradisional meliputi Madihin, Lamut, Wayang Kulit Banjar, Mamanda, Wayang Gung, dan sebagainya
  • Tarian meliputi Baksa Kambang, Tandik Balian, Kuda Kepang dan lain-lain.
  • Lagu Provinsi Kalimantan Selatan termasuk Ampar-ampar pisang, Sapu Tangan Babuju Ampat dan Paris Barantai
  • Anda juga akan menemukan rumah adat dengan nama Rumah Bubungan Tinggi dan Balai.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.