Profil Provinsi DI Yogyakarta | Sejarah, Letak Geografi, Seni Budaya, Keistimewaan dan Wisata

Daerah Istimewa Yogyakarta atau yang lebih sering disebut dengan Yogyakarta merupakan Daerah Istimewa yang mana setingkat dengan provinsi di Indonesia yang juga merupakan peleburan dari Negara Kesultanan Yogyakarta dan juga Negara Kadipaten Paku Alaman.

DIY sendiri terletak pada bagian selatan Pulau Jawa dan juga berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah serta Samudera hindia. DIY sendiri memiliki luas 3.185,80km persegi dan terdiri satu kotamadya serta 4 kabupaten, kemudian dibagi lagi menjadi 78 kecamatan dan juga 438 desa. Itu penjelasan secara umum dari DIY, dan berikut ini adalah profil Provinsi DI Yogyasecara lebih lengkap:

Sejarah DI Yogyakarta

Untuk hal pertama yang akan kita bahas adalah tentang sejarah dari DIY, sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta merupakan sebuah daerah yang mana memiliki pemerintahan sendiri yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadingrat dan juga Kadipaten Pakualaman.

Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sendiri pertama kali didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang mana memiliki gelar Sultan Hamengku Buwono I di tahun 1755. Sedangkan untuk Kadipaten Pakualaman sendiri didirikan oleh Pangeran Notokusumo yang memiliki gelar Adipati Paku Alam I di tahun 1813.

Pemerintah Hindia Belanda sendiri mengakui Kasultanan dan juga Pakualaman sebagai sebuah kerajaan dengan hak mengatur rumah tangga sendiri yang mana dinyatakan di dalam kontrak politik.

Eksistensi dari kedua kerajaan tersebut juga sudah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional di masa penjajagan belanda, Inggris ataupun Jepang.

Pada saat Jepang meninggalkan Indonesia, kedua kerajaan tersebut juga sudah siap untuk menjadi sebuah negara sendiri yang merdeka dan lengkap dengan sistem pemerintahan, wilayah dan juga penduduknya.

Di dalam sejarah perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI, DIY juga memiliki peranan yang sangat penting. Kedua Kasultanan tersebut memainkan peran yang mana menentukan di dalam memelihara nilai budaya, adat istiadat jawa dan juga menjadi pemersatu masyarakat Yogyakarta.

Letak Geografi DIY

Profil Provinsi DI Yogya selanjutnya adalah mengenai geografinya, DIY sendiri terletak pada bagian tengah selatan dari Pulau Jawa yang mana tepatnya 8° 30’ – 7° 20’ lintang selatan dan 109° 40’ – 111° 0 bujur timur.

Sedangkan berdasarkan bentang alam sendiri wilayah DIY bisa dikelompokan menjadi 4 satuan fisiografi yaitu Gunung Merapi, Pegunungan Sewu, Pegunungan Kulon Progo dan juga Dataran Rendah.

Kondisi fisiografi tersebut juga membawa pengaruh pada penyebaran penduduk, ketersediaan prasarana, sarana wilayah dan juga kegiatan sosial ekonomi dari penduduk. Selain itu juga kemajuan pembangunan antar wilayah.

Sedangkan untuk perekonomian daerahnya sendiri meliputi sektor investasi, kemudian perindustrian, perdagangan, lalu koperasi dan juga UKM. Selain itu ada juga pertanian, kehutanan, ketahanan pangan, perkebunan, kelautan, perikanan, sumber daya mineral, energy dan juga pariwisata.

Sosial Budaya DIY

Kemudian untuk kondisi sosial budaya yang ada di DIY sendiri juga sangat penting untuk diketahui, dan berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Yang pertama adalah kependudukan dan juga tenaga kerja, laju pertumbuhan dari penduduk yang ada di DIY antara tahun 2003 sampai dengan 2007 adalah 135.915 jiwa dan setiap tahunnya bertambah.

Kemudian yang kedua mengenai kesejahteraan dan juga kesehatannya, hal ini menjadi salah satu aspek yang mana sangat penting di dalam kehidupan. Arah dari pembangunan kesehatan di DIY sendiri secara umum untuk mewujudkan DIY yang mana memiliki status kesehatan dari masyarakat yang cukup tinggi dan tidak hanya di dalam batas nasional saja tetapi juga setara internasional dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Lalu untuk pendidikannya sendiri penyebaran sekolah untuk jenjang SD / MI sampai dengan sekolah menengah juga sangat merata dan juga sudah menjangkau semua wilayah, bahkan sampai ke pelosok desa. Bahkan banyak juga universitas dengan kualitas yang baik di Yogyakarta.

Untuk kebudayaannya sendiri juga sangat beragam, baik itu budaya fisik maupun non fisik. Potensi dari budaya fisik sendiri meliputi cagar budaya dan juga benda cagar. Sedangkan untuk potensi budaya non fisik sendiri seperti gagasan, norma, sistem sosial dan juga karya seni.

Selain itu untuk keagamaannya sendiri juga beragam, namun memang agama mayoritas yang ada di Yogyakarta adalah islam. Selain keagamaan, Yogyakarta juga memiliki berbagai macam suku bangsa.

Keistimewaan DIY

DIY juga memiliki beberapa keistimewaan yang mana sudah diatur ke dalam UU nomor 13 tahun 2012, dan berikut ini adalah beberapa keistimewaannya:

  1. Yang pertama adalah tata cara dari pengisian jabatan, kemudian kedudukan, tugas dan juga wewenang dari gubernur serta wakil gubernur.
  2. Kemudian yang kedua adalah kelembagaan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
  3. Selain itu juga kebudayaan, pertanahan dan juga tata ruangnya.
    Wisata Di DIY

Wisata Yogyakarta

Selain beberapa profil Provinsi DI Yogya tersebut, Yogyakarta memiliki banyak sekali pilihan wisata, dan berikut ini adalah beberapa jenis wisata yang ada di Yogyakarta:

Yang pertama adalah wisata candi yang meliputi, Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi Boko, Candi Ijo, Candi Abang, Candi Sambisari, Candi Risan, Candi Barong, Candi Gebang, Candi Dawangsari, Situs Gondangan, Situs Payak, Situs Bleberan, Situs Mangir dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kemudian yang kedua adalah wisata pantai yang meliputi Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Pantai Samas, pantai Goa Cemara, Pantai Baru, Pantai Kuwaru, Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Sundak, Pantai Indrayanti, Pantai Pok Tunggal, Pantai Siung, Pantai Wediombo, Pantai Ngobaran, Pantai Glagah, Pantai Trisik dan masih banyak lagi yang lainnya.
Lalu yang ketiga wisata goa yang meliputi Gua Banteng, Gua Cerme, Gua Jepang, Gua Langse, Gua Kali Suci, Gua Slarong, Gua Sundak dan yang lainnya.

Untuk wisata belanjanya sendiri meliputi Malioboro, Pasar Beringharjo, Pasar Seni Gabusan, Pasar Klithikan, Galeria Mall, Ambarrukmo Plaza, Malioboro Mall, Jogja City Mall, Hartono Lifestyle Mall Jogja, Ramai Mall dan yang lainnya.
Selain itu untuk wisata alamnya sendiri meliputi Kaliadem, Kaliurang, Air Terjun Sri Gethuk, Lereng Merapi, Gunung Nglanggeran, Puncak Suroloyo, Waduk Sermo dan yang lainnya. Selain itu ada wisata lain yang tidak kalah menarik yaitu Gembira Loka Zoo, Taman Sari, Monumen Jogja kembali, Museum Keraton Yogyakarta, Taman pintar dan masih banyak lagi yang lainnya.

1 thought on “Profil Provinsi DI Yogyakarta | Sejarah, Letak Geografi, Seni Budaya, Keistimewaan dan Wisata

  1. I must thank you for sharing this useful topic. Really a worth reading post ! it explains it all so easliy ! thank you for sharing this article !!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.