Profil Provinsi Bali | Peta, Logo, Nilai Budaya dan Pariwisata

Bali adalah salah satu provinsi di Indonesia. Ibu kota dari Bali adalah Denpasar. Mengenai luas wilayah, provinsi ini memiliki luas wilayah kurang lebih 5.780,06 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 4.165.115 orang. Suku bangsa yang mendiami provinsi ini adalah suku Bali.

Provinsi ini terbagi ke dalam 8 kabupaten, 1 kota, 57 kecamatan, 80 kelurahan dan 636 desa. Masyarakat Bali terdiri dari berbagai masyarakat yang menganut agama yang berbeda-beda, yaitu Hindu, Kristen, Budha, dan Islam.

Prioritas masyarakat Bali menganut agama Hindu, sekitar 93,3%. Sementara itu, masyarakat yang menganut agama sekitar Budha 0,57 %, Islam 5,2 %, dan Kristen sekitar 0,8 %.

Peta Provinsi Bali

loketpeta.pu.go.id

Pulau Bali terletak antara pulau Lombok dan Pulau Jawa. Untuk reliefnya sendiri, wilayah Bali merupakan daerah pegunungan dan perbukitan. Bali merupakan pegunungan yang memanjang dari barat ke timur, dan diantara rantai pegunungan itu terdapat beberapa gunung berapi yang masih aktif. Batas-batas fisik Provinsi Bali adalah sebagai berikut:

  • Barat: Selat Bali (Provinsi Jawa Timur)
  • Timur: Selat Lombok (Provinsi NTB)
  • Utara: Laut Bali
  • Selatan: Samudera Indonesia

Bali memiliki lagu daerah bernama Janger. Untuk profesi masyarakat bali sendiri, kebanyakan masyarakat Bali bekerja sebagai petani dan pemimpin sembahyang pada upacara-upacara adat yang selalu diadakan di Bali. Untuk remajanya sendiri, kebanyakan remaja di Bali bekerja sebagai model dan penari. Kadang, para remaja di Bali pun menjadi model yang tidak dibayar.

Logo Provinsi Bali

Setiap provinsi di Indonesia selalu memiliki logonya sendiri, begitu pun dengan Bali. Bali merupakan provinsi di Indonesia yang begitu terkenal ke mancanegara karena berbagai keindahan alam dan juga kebudayaannya. Untuk logo provinsi Bali sendiri, logonya terdiri dari unsur berikut ini:

logo-share.blogspot.com
  1. Bintang Persegi Lima adalah diadaptasi dari sila pertama Pancasila, yaitu ketuhanan yang maha esa.
  2. Candi Pahlawan Margarana, sebuah simbol yang melambangkan jiwa kepahlawanan para masyarakat di Bali.
  3. Candi Bentai, adalah sebuah lambang dari keagungan.
  4. Rantai, adalah simbol dari kesatuan.
  5. Kipas, adalah lambang dari kebudayaan yang ada di provinsi ini.
  6. Simbol bunga teratai, sebagai lambang dari singgasana cinta.
  7. Padi dan kapas, sebagai lambang dari kemakmuran.

Nilai-nilai Budaya Provinsi Bali

Bali begitu terkenal akan nilai-nilai kebudayaannya. Maka, tak jarang banyak sekali wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik untuk melihat langsung berbagai kebudayaan atau tradisi yang ada di Bali. Masyarakat di Bali seringkali melaksanakan berbagai upacara atau ritual adat.

Ritual atau upacara tersebut kadang merupakan ritual yang dilakukan sesekali. Namun ada juga upacara yang selalu dilakukan setiap hari atau sering dilakukan oleh masyarakat Bali.

Maka tak heran jika kita bisa menemukan banyaknya sajian di berbagai tempat di Bali, karena sajian tersebut merupakan unsur terpenting dalam melaksanakan sebuah upacara adat Bali. Berikut ini beberapa upacara yang selalu digelar oleh masyarakat Bali:

Upacara Kelahiran

Upacara ini dilakukan untuk menyambut kelahiran bayi. Tahapan upacara ini diawali oleh upacara Maralekat, yaitu sebuah upacara pemotongan ari-ari. Lalu upacara ini pun berhubungan dengan upacara pelepasan hewan. Upacara pelepasan hewan ini biasanya dilakukan saat bayi sudah berusia 3 bulan. Dan upacara ini dilakukan 12 hari setelah bayi menginjak usia tersebut.

Upacara Turun Tanah

Upacara ini dilakukan untuk anak yang baru lahir, agar anak tersebut mengenal watak dan juga tradisi hidup. Saat upacara ini, seorang anak akan dibiarkan untuk menginjak tanah. Dan pada upacara itu pula sang anak akan diberkahi dan diberi nama.

Upacara Potong Gigi

Ritual adat secara simbolik ini berlangsung untuk setiap perempuan yang mulai menginjak dewasa. Upacara ini dilakukan dengan harapan seorang anak gadis tidak akan seperti leak. Seperti yang kita ketahui, Leak berkonotasi negatif karena selalu menonjolkan taring atau giginya.

Upacara Pernikahan

Di Bali, pernikahan harus berdasarkan kasta. Namun sekarang ada juga pernikahan antara kasta yang tidak sama. Tetapi, sebutan pengantin akan berbeda setelah menikah. Misalnya saja seorang wanita dari kasta sudra menikah dengan lelaki dari kasta kesatrya. Perempuan itu tidak akan disapa lagi dengan nama Made atau Putu, namun dengan panggilan Jero.

Upacara Kematian

Di Bali, upacara kematian yang paling terkenal adalah upacara Ngaben, dimana mayat akan dibakar. Tujuan dari upacara ini adalah agar roh seseorang yang meninggal akan menjadi ringan saat harus masuk ke alam lain. Ada juga masyarakat di Bali yang tidak menguburkan mayat orang yang telah meninggal. Jenazah tersebut hanya diletakkan di atas tanah yang dianggap tanah kuburan, lalu ditinggalkan di sana sampai jenazah tersebut hanya tinggal tulang belulang.

Pariwisata Provinsi Bali

Bali bukan hanya terkenal karena tradisi dan kebudayaannya saja, namun provinsi ini pun juga terkenal karena keindahan alamnya. Ada berbagai tempat wisata yang menjadi daya tarik bagi provinsi ini.

Kebanyakan, tempat wisata di Bali merupakan pantai yang sangat indah, sehingga menarik banyak minat wisatawan untuk berkunjung ke provinsi ini.

Beberapa tempat wisata di Bali yang begitu terkenal adalah Ground Zero, Pantai Kuta, Tanjung Benoa, Garuda Winsu Kencana (GWK), Pantai Lovina, Pura Besakih, dan masih banyak yang lainnya.

Beach Honeymoon Bali

Bali pun juga terkenal karena tariannya. Tarian yang begitu terkenal di Bali adalah Tari Kecak. Ada juga tarian lainnya yang tak kalah unik dan menarik, seperti Tari Legong Bali dan Tari Pendet.Tak hanya tarian saja, Bali pun mempunyai rumah adat yang tak kalah unik dengan rumah adat provinsi lainnya.

Rumah Bali diatur sedemikian rupa dengan Asta Kosala Kosali (bagian dari weda yang mengatur tata letak ruangan atau bangunan). Untuk rumah masyarakat Bali sendiri umumnya selalu dilengkapi oleh beragam hiasan dan simbol-simbol, yang tentunya mengandung makna keindahan dan penyampaian komunikasi.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.