9 Permainan Masa Kecil Tradisional yang Mulai Terlupakan

Usia anak-anak merupakan masa yang menyenangkan karena sebagian besar waktunya diisi dengan bermain. Anak-anak cenderung menyukai permainan yang menuntut untuk aktif bergerak. Bagi Anda yang masa kecilnya berada pada tahun 90’an mungkin tak asing dengan berbagai jenis mainan jaman dahulu yang sering dimainkan bersama teman-teman.

Mainan jaman dahulu sebagian besar merupakan jenis permainan tradisional yang menggunakan peralatan sederhana bahkan bisa dibuat sendiri oleh anak-anak. Untuk membuat mainan, anak-anak jaman dahulu juga memiliki kreativitas tersendiri sehingga bisa memanfaatkan bahan-bahan di sekitar mereka untuk membuat mainan yang mereka inginkan.

Seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan teknologi, maka beragam mainan jaman dahulu kini mulai bergeser dan digantikan dengan gadget. Penggunaan gadget tidak hanya dalam lingkup orang dewasa saja melainkan sudah menjalar ke anak-anak. Padahal jika disadari secara tidak langsung gadget memberikan dampak yang buruk bagi anak-anak salah satunya mereka menjadi malas bergerak dan kurang bersosialisasi.

Anak-anak jaman sekarang mungkin banyak yang tidak mengenal mainan jaman dahulu karena mereka disibukkan oleh gadget. Padahal mainan jaman dahulu memiliki banyak manfaat positif seperti membuat anak aktif bergerak, menjalin kerjasama dengan sesama teman dan meningkatkan kreativitas anak. Sebagian dari Anda mungkin telah memainkan mainan jaman dahulu ini.

Daftar Permainan Masa Kecil

Banyak jenis mainan yang jaman dahulu pernah menjadi tren dan menjadi favorit bagi anak-anak. Untuk membantu Anda mengenang kembali jenis mainan jaman dahulu yang pernah Anda mainkan berikut akan dijelaskan mainan jaman dahulu yang kini mulai terlupakan oleh anak-anak.

1. Bola Bekel

Bola bekel merupakan salah satu jenis permainan yang jaman dahulu sering dimainkan oleh anak perempuan. Mainan ini menggunakan bola bekel yang terbuat dari karet serta dilengkapi dengan biji logam. Cara memainkannya sederhana yaitu dengan memantulkan bola karet dan melempar biji logam kemudian ditangkap. Bola bekel memiliki level-level dan pada akhirnya yang mencapai level tertinggilah yang menjadi pemenang.

2. Congklak

Congklak juga biasa disebut sebagai dakon, mainan ini termasuk dalam permainan tradisional. Congklak terdiri dari papan panjang yang terdapat lubang-lubang untuk diisi dengan biji-bijian. Congklak hanya bisa dimainkan oleh dua orang saja, peserta yang memiliki biji paling banyak akan menjadi pemenangnya di akhir permainan.

3. Monopoli

Monopoli tidak hanya terkenal di Indonesia saja , melainkan juga diberbagai negara di seluruh penjuru dunia. Permainan ini terdiri dari papan monopoli, uang monopoli dan dadu. Cara memainkannya cukup mudah, dengan melempar dadu kemudian bidak dipindahkan ke petak sesuai dengan jumlah mata dadu.

4. Kelereng

Kelereng biasa dimainkan oleh anak laki-laki. Mainan ini sangat populer pada jaman dahulu bahkan hampir semua anak laki-laki menyukai permainan ini. Bermain kelereng dimulai dengan membuat gambar segitiga pada tanah kemudian lempar kelereng dari jarak 2 sampai 3 meter.

5. Gasing

Mainan ini disebut juga sebagai gangsing atau panggal. Gasing adalah mainan yang dilemparkan oleh pemain kemudian gasing akan berputar sesuai dengan porosnya.

6. Layang-layang

layang-layang jaman dahulu dibuat sendiri oleh anak-anak dari bahan bambu dan kertas. Kreativitas anak-anak jaman dahulu membuat layang-layang memiliki bentuk yang unik dan menarik. Cara memainkan layangan juga sangat mudah, yaitu dengan memanfaatkan arah angin agar layang-layang bisa terbang semakin tinggi.

7. Ular naga

Mainan ini dimainkan dengan berkelompok dengan jumlah anggota 5 hingga 10 orang. Anggota kelompok berbaris dan dua orang berperan menjadi penjaga gerbang. Anggota kelompok menyanyikan lagu ular naga hingga lagu berhenti akan ada anggota kelompok yang tertangkap oleh penjaga gerbang.

8. Lompat tali

Permainan sangat populer karena cara memainkannya sangat mudah dan sangat seru. Hanya dengan menggunakan tali yang dibuat dari karet yang dianyam maka permainan ini bisa dimulai. Semakin tinggi lompatan yang bisa dilalui maka kelompok tersebut akan menjadi pemenangnya.

9. Tapak gunung

Tapak gunung juga biasa dikenal sebagai permainan engklek. Para pemain harus menggunakan keseimbangan kaki agar bisa melalui setiap tahap permainan. Selain itu, pemain juga harus melempar batu pada angka-angka yang sudah dibuat. Pemain tidak boleh menyentuh garis ketika melompati tiap petak.

Itulah mainan jaman dahulu yang mungkin dulu pernah Anda mainkan atau kini ingin Anda perkenalkan pada saudara atau anak Anda. Dengan perkembangan teknologi yang berupa gadget, orang tua harus lebih berhati-hati mengawasi anak-anak pada saat bermain agar tidak mendapat dampak bahaya akibat pengaruh gadget.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.