Pengertian dan Pengantar Ilmu atau Pelajaran Sejarah [Lengkap]

Sejarah merupakan bagian dari kehidupan kita yang tidak boleh dilupakan. Tanpa adanya sejarah, tidak akan ada kehidupan seperti sekarang ini.

Sejatinya, manusia hidup berkaitan erat dengan tiga dimensi waktu, yaitu masa lampau, sekarang, dan masa depan. Sehingga kehidupan kita tidak terlepas dari adanya sejarah.

Sejarah sendiri tidak hanya menyangkut peristiwa masa lalu, tapi juga menjadi bagian dari disiplin ilmu tersendiri. Disiplin ilmu sejarah memiliki dasar dan penelitian yang konkret.

Selain itu, terdapat metode yang digunakan untuk mengkajinya. Sehingga banyak dipelajari di dunia pendidikan baik di sekolah maupun perguruan tinggi.

Pelajaran sejarah di sekolah sudah diperkenalkan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Di perguruan tinggi, sejarah menjadi jurusan atau disiplin ilmu sendiri.

Banyak hal yang dipelajari pada ilmu sejarah, mulai peristiwa, benda atau suatu karya. Lalu apa sebenarnya pengertian pelajaran sejarah? Dan bagaimana pengantar pelajaran sejarah di sekolah? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Ilmu/Pelajaran Sejarah

Arti sejarah sendiri adalah studi tentang peristiwa yang terjadi pada masa lalu yang berhubungan dengan manusia. Sejarah ini mencakup peristiwa, geologi, makhluk hidup, serta benda-benda lainnya. Semua peristiwa biasanya ditulis agar tetap diingat meskipun terjadi perubahan zaman.

Peristiwa yang terjadi pada masa lalu kemudian ditulis tersebut disebut dengan prasejarah. Sedangkan orang yang menulis sejarah tersebut disebut sejarawan atau bisa juga disebut ahli sejarah.

Pengertian sejarah juga datang dari beberapa ahli seperti Roeslan Abdulgani yang menyatakan bahwa sejarah adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari, meneliti, semua perkembangan masyarakat di masa lampau yang dapat dijadikan pedoman untuk masa depan.

W.H Walsh menyatakan bahwa sejarah adalah catatan peristiwa penting dan memiliki makna di masa lalu. Peristiwa tersebut meliputi tindakan dan pengalaman manusia.

Sementara, pelajaran sejarah merupakan materi atau pelajaran yang diberikan kepada peserta didik mengenai peristiwa atau kehidupan makhluk hidup di masa lampau. Ada tujuan dan fungsi mengapa pelajaran sejarah dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran.

Antara lain peserta didik diharapkan mampu perubahan kehidupan manusia baik bermasyarakat maupun berbangsa, mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berfikir secara historis, peserta didik dapat lebih menghargai hasil budi daya dari sejarah di masa lampau, peserta didik lebih mengenal, memahami dan mencintai bangsanya sendiri.

Sementara untuk fungsi pembelajaran sejarah antara lain menambah pengetahuan tentang peristiwa dan segala macam perubahan peradaban makhluk hidup di dunia ini, sejarah menjadi ilmu pengetahuan yang diwariskan dan dipelajari oleh tiap-tiap generasi agar tidak hilang atau terhapus dan mengembangkan cinta tanah air.

Pengantar Ilmu Atau Pelajaran Sejarah

Seperti definisi sejarah diatas, bahwa hal yang dipelajari dalam sejarah adalah peristiwa yang terjadi di masa lampau dan juga semua yang berkaitan dengan masa lampau. Sehingga ruang lingkup yang dipelajari adalah semua yang berhubungan dengan kehidupan manusia.

Suatu peristiwa dapat disebut dengan sejarah apabila memiliki ciri antara lain peristiwa tersebut unik dan tidak dapat diulang kembali, peristiwa tersebut tidak dapat berubah, dan peristiwa tersebut penting serta dapat berpengaruh pada orang lain.

Pelajaran sejarah di lingkungan sekolah bisa diajarkan mulai dari tingkat sekolah dasar, hingga sekolah menengah atas. Bahkan sejarah menjadi salah satu jurusan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

Materi sejarah untuk peserta didik biasanya mengenalkan sejarah Indonesia maupun sejarah yang terjadi di luar negeri. Salah satu materi sejarah yang umum dan sering diajarkan adalah tentang zaman prasejarah, zaman feodal, kolonial, hingga pembentukan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Sama seperti pelajaran lain yang diajarkan di sekolah, sejarah juga memiliki kurikulum sendiri yang dirancang. Kurikulum tersebut sudah sesuai standar dan diterapkan pada setiap sekolah.

Setiap jenjang sekolah juga memiliki materi berbeda yang sudah disesuaikan. Meskipun hanya sedikit yang memiliki kesamaan. Diharapkan materi sejarah ini tetap diajarkan di sekolah sehingga peserta didik akan mampu mengingat peristiwa-peristiwa penting di masa lampau.

Seperti ungkapan presiden Soekarno yang menyatakan Jas merah, atau akronim dari jangan sekali-kali melupakan sejarah. Maka kita diharuskan tetap mempelajari sejarah sampai kapanpun. Demikianlah sedikit penjelasan mengenai pengertian pelajaran sejarah dan sedikit pengantar ilmunya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.