Luar Biasa, Inilah Manfaat dzikir Bagi Kesehatan Otak

Bagi orang islam, berdzikir mungkin hanya sekedar sebagai ritual sebelum atau setelah sholat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Namun belum banyak yang mengetahui bahwa ternyata ada manfaat dzikir bagi kesehatan yang sangat luar biasa. Berdzikir merupakan ibadah yang dilakukan dengan mengingat dan mengucapkan nama allah secara berulang-ulang.

Memang belum banyak yang mengetahui manfaat dzikir bagi kesehatan, sehingga masih banyak orang-orang yang setelah sholat cenderung buru-buru ingin lekas beranjak pergi. Namun jika anda sudah mengetahui manfaat dzikir bagi kesehatan bisa dipastikan anda tidak akan melewatkan kesempatan untuk senantiasa melakukannya.

Mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat Allah SWT atau berdzikir merupakan amalan Baginda Rosululloh beserta para sahabatnya yang sangat istimewa. Dzikir adalah salah satu media yang menjadikan kehidupan Nabi Muhammad SAW beserta sahabatnya menjadi benar-benar hidup.

Untuk memotifasi anda agar senantiasa mengingat Allah dengan berdzikir ini rasanya anda perlu untuk membaca informasi tentang manfaat dzikir bagi kesehatan. Jika anda masih ragu dengan apakah manfaat dzikir bagi kesehatan ini valid atau tidak, maka anda harus berfikir ulang. Sebab informasi tentang manfaat dzikir bagi kesehatan ini telah tercantum dalam Al-Qur’an dan telah dibuktikan secara ilmiah oleh penelitian.

Manfaat dzikir bagi kesehatan untuk mengaktifkan syaraf otak

Al-Qur’an memang kitab pedoman yang tidak ada keraguan di dalamnya. Jauh sebelum penelitian yang dilakukan menggunakan peralatan canggih seperti yang ditemukan di jaman yang serba canggih ini, Al-Qur’an yang telah diturunkan semenjak jaman Rosululloh sudah menginformasikannya terlebih dahulu, termasuk tentang manfaat dzikir bagi kesehatan.

Firman Allah tentang manfaat dzikir bagi kesehatan ini sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rad yang berbunyi: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan tenteram hati mereka dengan zikrullah, ketahuilah hanya dengan mengingat Allah itu, hati menjadi tenteram, “(Ar-Rad: 28).

Menurut penelitian dari Universitas Washington yang dipublikasikan di majalah Scientific Amerika edisi Desember tahun 1993, menemukan bahwa berdzikir dapat mengaktifkan syaraf-syaraf otak.

Jika seseorang berdzikir dengan mengucapkan kalimat-kalimat Allah, misalnya: Subhanallah, Alhamdulillah, Astaghfirulloh dll, maka sejumlah kawasan otak yang terlibat akan menjadi aktif. Lantas bagaimana penelitian tersebut bisa menemukan manfaat dzikir bagi kesehatan untuk mengaktifkan otak? Inilah penjelasannya.

Sebenarnya, otak hanya terdiri atas sejumlah aktifitas bio elektrik yang mengikutsertakan sekumpulan saraf yang diberi tanggungjawab untuk melaksanakan berbagai tugas tertentu supaya memungkinkan otak dapat bekerja secara optimal.

Setiap harinya terdapat empat belas juta saraf yang membentuk otak tersebut yang berinteraksi dengan enam belas juta saraf tubuh lainnya. Seluruh aktifitas yang kita lakukan serta ilmu atau pemahaman yang kita dapatkan merupakan natijah dari interaksi bio listrik yang mengalir tidak terbatas.

Untuk itu jika seseorang berdzikir dengan membaca kalimat Allah seperti: Alhamdulillah atau Subhanallah, maka sejumlah kawasan otak yang terlibat akan menjadi aktif. Sehingga mengakibatkan sebuah aliran biolistrik di area saraf otak yang bersangkutan.

Jika dzikir tersebut diucapkan berulangkali, maka aktiftas saraf tersebut akan semakin bertambah aktif dan ikut meningkatkan tenaga biolistrik. Lambat laun kelompok saraf yang cukup aktif tersebut akan berpengaruh terhadap kelompok saraf yang lain untuk ikut aktif secara bersama. Sehingga bagian otak seluruhnya akan menjadi aktif.

Manfaat dzikir bagi kesehatan ini akan membuat otak semakin kreatif, kritis, mulai memahami hal baru dan melihat daru perspektif yang berbeda. Padahal semula otak tidak seperti itu sebelum berdzikir. Secara tidak langsung otak yang fit dan segar akan berpengaruh kepada hati untuk menerima kebenaran dan melakukan kebaikan.

Mungkin hal inilah yang membuat orang yang senang berdzikir senantiasa memiliki aura yang positif yang membuat hati mereka selalu lapang dan tidak merasa malas untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran. Lalu bagaimana hasil penelitian yang secara ilmiah membuktikan manfaat dzikir bagi kesehatan yang sudah dilakukan di Amerika?

Manfaat dzikir bagi kesehatan dari hasil penelitian yang menakjubkan

Sebuah penelitian tentang manfaat dzikir bagi kesehatan yang dilakukan di Universitas Washington ini dilakukan dengan tes pemindaian PET yang nantinya mengukur kadar dari aktifitas otak secara tidak sadar pada manusia. Hasil penelitian laboratorium tersebut dilakukan terhadap subyek yang dipublikasikan di Majalah Scientific Amerika edisi Desember tahun 1993.

Sukarelawan yang terlibat dalam penelitian tentang manfaat dzikir bagi kesehatan ini akan diberikan sebuah daftar kata benda. Kemudian mereka diwajibkan membaca kata yang tertulis satu demi satu lalu menghubungkan kata-kata tersebut dengan kata kerja yang berhubungan.

Saat sukarelawan mengerjakan tugas mereka, sejumlah bagian otak yang berbeda menunjukkan aktifitas saraf otak yang meningkatkan, begitu juga bagian korteks dan bagian depan otak. Ada hal yang menarik dalam penelitian tentang manfaat dzikir bagi kesehatan ini. jika sukarelawan mengulangi daftar kata yang sama berkali-kali, maka aktifitas saraf otak menjadi merebak menuju kawasan lain lalu mengaktifkan kawasan saraf yang lain.

Saat diberikan daftar kata baru kepada mereka, maka aktifitas saraf akan meningkat kembali di daerah yang pertama. Penelitian tentang manfaat dzikir bagi kesehatan ini secara bersamaan sudah membuktikan secara ilmiah bahwa kata yang diulang-ulang seperti saat berdzikir, terbukti bisa meningkatkan kemampuan otak dan menambah kebugarannya.

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?

Memang jika kita sudah merasakan kenikmatan bersua dengan Allah Sang Maha Pencipta, kita akan senantiasa mendapat ketenangan hati. Meski mereka tidak menyadarinya, ternyata ritual ini mendatangkan manfaat dzikir bagi kesehatan sekaligus bagi jiwa mereka. Sehingga mereka menjadi tenang dan merasa ringan untuk berbuat kebaikan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.