5 Langkah-langkah Menyusun Pidato yang Baik dan Benar [Lengkap]

Pidato merupakan salah satu kegiatan yang biasa dituangkan pada acara formal maupun non formal dengan tujuan sebagai media dalam menyampaikan aspirasi ataupun informasi secara lisan.

Dalam berpidato biasanya para orator (orang yang berpidato) menggunakan alat pengeras suara terlebih jika diadakan di tempat-tempat umum seperti gedung atau lapangan terbuka.

Agar isi pidato dapat tersampaikan dengan baik kepada si pendengar, orator harus mempersiapkan materi pidatonya dengan matang. Agar lebih maksimal, isi pidato haruslah sesuai dengan situasi dan kondisi disaat itu. Bahasa yang digunakan pun sebisa mungkin disesuaikan dengan pola pikir audiens yang akan menjadi sasaran pidato.

Saat sedang berpidato baik menggunakan teks ataupun tanpa teks, sang orator harus bisa membangun interaksi yang baik dengan para pendengar dengan mengatur intonasi suara, melakukan kontak mata, serta menambahkan bahasa tubuh atau ekspresi yang tepat untuk mencuri perhatian pendengar. Sehingga isi pidato pun bisa tersampaikan dengan maksimal

Langkah-langkah Menyusun Pidato

Naskah pidato tersusun berdasarkan kerangka pidato yang terdiri dari pembukaan, isi pidato, dan penutup. Sebelum menyusunnya menjadi sebuah naskah pidato yang siap diorasikan, terlebih dahulu mengumpulkan bahan-bahan materi menyangkut pokok pembahasan pada pidato tersebut.

Berikut adalah langkah-langkah dalam menyusun pidato yang baik :

1. Menentukan topik

Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan sebelum menyusun naskah pidato adalah menentukan topik dari pidato tersebut. Dalam menentukan topik diusahakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada agar pendengar antusias.

2. Mengenali karakter pendengar

Ini juga penting dilakukan agar kita tahu siapa yang nanti akan mendengarkan isi pidato kita. Dengan begini kita bisa menentukan penggunaan level bahasa yang akan kita gunakan saat berpidato agar sesuai dengan karakter dan pola pikir si pendengar.

3. Mengumpulkan bahan materi

Setelah kita melakukan dua langkah sebelumnya dengan baik, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan bahan materi yang menyangkut tema pidato kita.

Dalam mengumpulkan bahan pidato bisa dilakukan dengan mencari referensi melalui internet, buku, atau melalui wawancara narasumber terkait tema pidato kita. Setelah semua bahan sudah terkumpul, baru kita masuk ke tahap penyusunan naskah pidato.

4. Menyusun naskah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa naskah pidato terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Berikut penjabarannya :

Pembukaan Pidato

Pada bagian pembukaan pidato tentunya kita mengucap salam terlebih dahulu disertai dengan pengucapan rasa syukur kepada Tuhan. Selanjutnya kita memberikan hormat kepada orang-orang besar yang akan hadir ditempat kita berpidato seperti Bupati, Gubernur, maupun Presiden. Jangan lupa pula menyampaikan terima kasih kepada para pendengar yang telah hadir.

Isi Pidato

Pada isi pidato uraikan segala hal yang menyangkut topik pembahasan yang kita ambil dari bahan-bahan yang sudah kita kumpulkan sebelumnya. Uraikan topik secara fokus jangan terlalu sering melebar dari topik yang sebenarnya kita bahas. Buatkan sub-sub topik yang saling berhubungan sehingga membentuk sebuah uraian yang akan lebih memperjelas topik utama.

Itulah beberapa langkah dalam menyusun sebuah naskah pidato yang menjadi pegangan saat berpidato di depan umum. Bagi orator yang masih pemula sebaiknya lebih mempersiapkan diri lagi dengan berlatih terlebih dahulu jauh sebelum hari H, dengan berlatih di depan kaca atau pun di depan keluarga. Latih gaya pidato dengan menambahkan bahasa tubuh yang baik, serta kuasai isi pidato dan bila perlu dihapal.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.