Kisah Singkat Sahabat Nabi: Umar bin Khattab, Sang Khalifah Kedua

Khalifah Umar bin Khattab adalah sosok yang sangat berpengaruh besar dalam perkembangan agama Islam pada zaman Rasulullah saw. Umar juga merupakan sahabat dekat Rasulullah saw dan ketika Rasulullah saw wafat, maka Umar diberi amanah untuk menjadi khalifah kedua menggantikan Abu Bakar As-Sidiq.

Khalifah Umar bin Khattab lahir dari salah satu rumpun suku Quraisy sehingga jika ditelusuri sebetulnya keluarga Umar adalah kaum Quraisy. Keluarga Umar merupakan keluarga yang kaya raya dan terpandang sehingga Umar juga dididik untuk bisa membaca dan menulis.

Sebelum mengenal Islam, Umar adalah seorang juara gulat karena memiliki badan yang besar serta kekar. Hingga akhirnya setelah bertemu dengan Rasulullah saw, Umar menjadi sosok yang berubah dan memeluk Islam.

Khalifah Umar Bin Khattab Memeluk Islam

Pada zaman jahiliyah, kaum Kafir Quraisy salah satunya adalah Umar bin Khttab memiliki kebiasaan mengubur bayi perempuan hidup-hidup dan mengkonsumsi minuman keras hingga mabuk. Pada suatu malam, Umar minum-minuman keras sampai mabuk dan pada saat memasuki waktu subuh, Umar tiba-tiba menuju masjid dan kemudian oleh para jamaah Umar diminta untuk menjadi imam shalat subuh.

Pada saat menjadi imam shalat subuh, Umar membaca surat Al-kafirun dan setelah ayat ke 5 Umar mengulainginya lagi pada ayat ke 4 karena bunyi ayat ke 3 dan ke 5 bunyinya sama. Umar mengulanginya terus menerus sehingga Allah melarang tegas meminum minuman keras yang memabukkan.

Pada waktu Rasulullah saw melakukan dakwah di Mekkah, Khalifah Umar bin Khattab merupakan salah satu penentang dakwah tersebut bahkan hingga melakukan kekerasan kepada kaum muslimin. Umar juga pernah berencana akan membunuh Rasulullah, namun dalam perjalanan Umar bertemu dengan seorang muslim yang bercerita bahwa saudara perempuan Umar telah memeluk Islam.

Kemudian Umar merasa sangat marah dan segera pulang untuk bertemu dengan saudaranya tersebut. Sesampainya di rumah, Umar melihat saudaranya sedang membaca Al Qur’an, tiba-tiba Umar memukul saudaranya hingga berdarah. Melihat saudara perempuannya berdarah, Umar merasa kasihan dan kemudian ia meminta untuk melihat bacaan AL Qur’an. Umar merasa takjub melihat isi Al Qur’an, kemudian Umar langsung memeluk Islam.

Setelah memeluk Islam, Khalifah Umar bin Khattab ikut terlibat dalam pasukan kaum muslimin yang melakukan Perang Khaybar, Perang Uhud, Perang Badar dan Perang Syira. Selain itu pada tahun 622 Masehi, Umar juga ikut bersama Rasulullah dalam perjalanan hijrah ke Madinah. Pada tahun 625 Masehi, Hafsah yang merupakan putri Khalifah Umar bin Khattab, menikah dengan Rasulullah saw.

Umar Bin Khattab Menjadi Khalifah Kedua

Pada saat Abu Bakar Ash-Sidiq menjadi khalifah pertama, Umar bin Khattab berperan sebagai penasihat Abu Bakar. Setelah Abu Bakar wafat, beliau berpesan agar Umar bin Khattab menggantikan beliau sebagai khalifah. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, Islam berkembang sangat pesat bahkan Islam bisa mengambil alih kekuasaan Mesopotamia dan sebagian wilayah Persia. Wilayah kekuasaan Islam juga semakin meluas hingga Armenia.

Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, banyak terjadi reformasi baik secara administratif, dan mengontrol kebijakan umat secara lebih dekat. Umar juga membuat perintah untuk melakukan sensus pada keseluruhan wilayah yang telah dikuasai Islam. Selain itu, pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, Umar juga melakukan perluasan dan renovasi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Ketika menjadi khalifah, Umar bin Khattab justru memilih hidup sederhana dan tidak menunjukkan kemewahan sebagai seorang pemimpin yang berkuasa. Khalifah Umar bin Khattab berusaha untuk tampil seperti umat Islam yang lain dalam keadaan miskin dan dianiaya oleh kaum kafir Quraisy. Peristiwa yang sangat penting terjadi pada masa Khalifah Umar bin khattab yaitu pada tahun 17 Hijriah Umar membuat keputusan peristiwa hijrah dijadikan sebagai awal perhitungan penanggalan Islam.

Wafatnya Khalifah Umar Bin Khattab

Khalifah Umar bin Khattab wafat pada tanggal 25 Dzulhijjah tahun 23 Hijriah. Umar meninggal karena dibunuh oleh seorang budak bernama Abu Lukluk. Khalifah Umar bin Khattab dibunuh pada saat akan menjadi imam shalat. Menurut kabar yang berkembang pada saat itu, Umar dibunuh atas dasar dendam pribadi.

Itulah sejarah singkat perjalanan hidup Khalifah Umar bin Khattab mulai dari sebelum masuk Islam hingga wafat. Dalam perjalanan hidupnya, Umar mampu menjadi seorang pemimpin yang tegas dan mampu membuat berbagai kemajuan bagi umat Islam. Kisah perjalanan hidup tersebut bisa menjadi teladan bagi umat Islam sekarang agar tidak takut terhadap perubahan untuk menjadi lebih baik.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.