Kisah 25 Nabi: Kisah Singkat Nabi Zulkifli AS

Berikut adalah cerita atau kisah dari Nabi Zulkifli AS. Semoga cerita super singkat ini dapat memberikan inspirasi bagi Kita semua.

Nabi Zulkifli merupakan putra dari pasangan Nabi Ayyub dengan Siti Rahmah. Dia memiliki nama asli Basyar. Sifat yang dia miliki memang tidak berbeda jauh dengan sikap yang dimiliki oleh ayahnya Ayyub yakni memiliki sikap sabar dan juga keteguhan dalam pendiriannya menganut islam.

Penamaan Zulkifli sendiri diberikan oleh seorang raja dimana pada waktu itu diaa tinggal. Sebelum penamaan itu diberikan, raja yang ada di daerah tempat Basyar tinggal mengumpulkan warganya.

Dia bertanya kepada rakyatnya ‘siapakah diantara kalian yang sanggub berpuasa di siang hari dan ibadah di malam hari? Tak ada warga yang mengacungkan tangan, lalu kemudian Basyar adalah salah satu yang mengacungkan tangan dan menyanggupi hal itu. Lalu diapun dijuluki dengan sebutan Zulkifli.

Zulkifli –pun kemudian menjadi hakim yang memiliki waktu tidur terbatas dibanding dengan orang lain. Dia selalu tidur larut malam karena harus menyambut tamu-tamu yang datang ke rumahnya.

Meski sudah sangat malam sekali tamu datang, Zulkifli tetap membukakan pintu dan menyambutnya dengan sabar. Dia tak pernah marah pada tamu yang datang bahkan sampai larut malam dan mengganggunya-pun, dia tidak mengeluh akan hal itu.

Dia memang teguh akan apa yang sudah dia janjikan sebelumnya bahwa dia sanggup melakukan apa yang disyaratkan oleh raja pada waktu itu.

Kemudian Zulkifli juga diangkat menjadi raja. Dia masih sama memiliki kesabaran dan keteguhan hati yang kuat sebagaimana yang dilakukan sebelum ia menjadi raja.

Namun pada saat menjadi raja, gangguan dari iblis menjadi sangat kuat sekali. Terkadang di malam hari saat Zulkifli akan tidur dan sudah sangat mengantuk sekali, dia mendengar ada seorang yang mengetuk pintu dan memanggil namanya.

Kemudian dia menjawa ‘siapa diluar?’ lalu para penjaganya menjawab dari luar, bahwa diluar tidak ada siapa-siapa. Dia menduga kuat bahwa yang mengetuk pintu dan memanggil namanya itu adalah iblis.

Lalu, dia memeriksa sekitar rumahnya itu dan menemukan seorang yang bisa masuk tanpa sepengetahuan penjaga. Diapun mengira dan menganggap kalau manusia itu adalah iblis, lalu orang itupun mengaku bahwa dia adalah iblis yang ingin mengujinya.

Pada suatu ketika terjadi perang dengan pra pemberontak, kemudian raza zulkifli meminta tentaranya untuk maju ke medan perang. Namun pada waktu itu, para prajurit ketakutan dan tidak ingin maju ke medan perang karena takut mati.

Lalu kemudian Zulkifli mendoakannya agar prajuritnya tak ada yang mati. Setelah didoakan, baru kemudian mereka mau pergi ke medan perang dan akhirnya merekapun berperang melawan para pemberontak itu. Hebatnya tak ada satupun rakyat dan prajuritnya yang meninggal.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.