Kisah 25 Nabi: Kisah Singkat Nabi Shaleh AS.

Berikut adalah cerita atau kisah dari Nabi Shaleh AS. Semoga cerita super singkat ini dapat memberikan inspirasi bagi Kita semua.

Nabi Shaleh adalah putra dari Ubaid bin Asaf bin Masyik bin Nadzir bin Tsamud. Nabi shaleh adalah orang yang diutus oleh Allah SWT. Untuk memberikan peringatan kepada kaum Tsamud yang tinggal didaerah Hijir, yang terletak antara daerah Hijaz dan syam.

Daerah ini dahulunya termasuk salah satu jajahan yang dikuasai oleh suku Aad yang telah habis binasa karena angin topan yang luar biasa besar yang dikirimkan oleh Allah SWT.

Sebagai pembalasan atas pembangkangan yang dilakukan oleh kaum nabi Hud As. yang ingkar dan menentang segala risalah yang diberikan oleh utusan Allah tersebut. Daerah ini sangat subur makmur sehingga membuat mereka yang tinggal disana bisa hidup berkecukupan dan sejahtera.

Kaum Tsamud tidak mengenal adanya tuhan, kebiasaan buruk kaum Tsamud ini adalah senantiasa menyembah para berhala-berhala yang mereka percayai bisa menjadi tempat berlindung mereka dari segala bentuk kejahatan dan keburukan.

Mereka melakukan persembahan dan berqurban untuk para berhala-berhala tersebut. Mereka ini tidak mau memikirkan hal yang lebih jauh dari segala bentuk fisik, jadi mereka hanya memikirkan hal yang hanya bisa dijangkau oleh panca indera saja.

Nabi shaleh dikenal sebagai orang yang cerdik, pandai, rendah hati dan mudah bergaul dengan orang lain. Beliau mengajarkan untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakan mereka dan menghendaki tanah yang mereka tinggali menjadi subur dan makmur.

Nabi shaleh menyerukan untuk meninggalkan berhala-berhala dan mereka harus menyembah Allah SWT tuhan semesta alam.

Sebagian kecil dari kaum Tsamud yang terdiri dari orang-orang yang lemah dan kedudukan sosialnya rendah mengikutinya dan mengakui tuhan yang dibawa oleh nabi Shaleh as.

Namun, kebanyakan dari mereka yang tergolong orang-orang berkelas atas menolak risalah yang dibawa oleh beliau. Mereka mengingkari kenabiannya dan menyombongkan diri dan malah menghina nabi shaleh sebagai orang gila dan menyuruh untuk menghentikan dakwahnya.

Akan tetapi, nabi shaleh tetap berusaha dan tidak menyerah meskipun mendapat cacian dan penolakan dari kaum Tsamud hingga Allah memberikan mukjizat sebagai bukti dari kenabiannya.

Kaum Tsamud sangat kaget ketika melihat ada seekor unta keemasan yang keluar dari sebuah batu yang besar sebagai bukti kebesaran Allah SWT dan sekaligus mukzijat yang diberikan kepada nabi Shaleh.

Akan tetapi, setelah merek semua melihat hal itu, mereka tetap ingkar dan menentang risalah dan ajaran yang dibawa oleh nabi Shaleh.

Karena itu, Allah mendatangkan bencana batu-batu besar berjatuhan dari langit dan kemudian disusul oleh gempa yang sangat dahsyat mengguncang bumi mereka. Allah menurunkan penyakit yang menjijikan yang akhirnya memusnahkan kaum Tsamud yang ingkar.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.