5 Fakta Unik Kecoa yang Bikin Kamu Merinding

Kecoa menjadi salah satu jenis serangga yang seringkali ditakuti oleh manusia, kebiasaanya yang suka menatap di tempat-tempat yang kotor dan juga lembab membuatnya mendapat predikat sebagai hewan yang kotor.

Tidak mengherankan jika manusia enggan dekat-dekat dengan hawan yang satu ini, badan dan kakinya kotor memungkinkan mereka membawa dan menularkan penyakit.

Selain di got atau tempat sampah hewan yang memiliki kaki tajam ini juga umumnya ditemui di bawah lemari, atap rumah sampai kamar mandi. Selain habitat dan bentuk tubuhnya kecoa memiliki beberapa keunikan yang belum diketahui oleh banyak orang diantaranya adalah:

1. Dapat bertahan hidup walaupun tanpa kepala

Keistimewaan pertama yang dimiliki kecoa adalah kemampuanya yang dapat tetap hidup walaupun tanpa kepala, mungkin terdengar cukup aneh namun faktanya hewan ini tidak memerlukan kepala untuk bertahan hidup berbeda dengan manusia.

Kepala bagi manusia memiliki peran yang sangat besar untuk menjamin keberlangsungan hidup mulai dari untuk bernapas sampai makan dimana kontrol dilakukan oleh otak bahkan kehilangan kepala yang cukup drastis dapat menyebabkan kematian.

Sementara kecoa bernapas melalui ventilator yang ada di seluruh tubuhnya, otak pun tidak memiliki fungsi untuk mengontrol aktivitas tersebut selain itu serangga juga tidak memiliki tekanan darah.

Sebagai hewan berdarah dingin, membuat kecoa dapat bertahan hidup hingga sebulan lamanya walaupun dengan cadangan makanan yang sedikit.

Itulah beberapa alasan kenapa kecoa dapat bertahan hidup walaupun tanpa kepala dan hal tersebut sudah dibuktikan dalam serangkaian riset, adapun lamanya serangga ini dapat bertahan hidup tanpa kepala adalah 9 hari hingga akhirnya mati karena kelaparan.

2. Posisi telentang bisa sebabkan kematian pada kecoa

Anda tentu pernah melihat seekor kecoa yang mati dalam posisi terlentang? Kecoa termasuk jenis hewan yang tidak memiliki kemampuan dalam mengontrol otot-otonya, hal ini membuat mereka menjadi kesulitan untuk mengembalikan posisi tubuhnya keposisi berdiri setelah terjatuh dengan posisi terlentang. Jika terus dibiarkan dalam keadaan telentang, kecoa tersebut bisa mati karenanya.

3. Jarang terbang

Berdasarkan bentuk fisiknya kecoa terlihat memiliki sayap, namun jika diperhatikan hewan yang satu ini umumnya jarang sekali terbang. Alasan kenapa kecoa jarang terbang adalah kerena aktivitas tersebut membuat tubuh mereka terasa panas. Meskipun demikian tidak sedikit juga termui beberapa jenis kecoa yang diketahui gemar sekali terbang khususnya yang terbiasa hidup di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

4. Penyebab global warming

Selain sapi dan rayap, kecoa menjadi hewan lainnya yang dapat menyebabkan global warning, Dalam sebuah studi menyimpulkan bahwa rata-rata kecoa dapat kentut setiap 15 menit, bahkan setelah mati mereka tetap bisa melepaskan metana sampai 18 jam.

Ditinjau dari skala global, diperkirakan gas yang berada didalam perut serangga ini menyumbang sekitar 20% dari seluruh emisi metana, hal inipun turut menempatkan kecoa sebagai satu dari kontributor terbesar penyebab global warming.

5. Pelari yang sangat cepat

Fakta menarik selanjutnya yang dimiliki oleh kecoa adalah kemampuannya yang bisa berlari dengan sangat cepat. Kecoa merupakan hewan yang gerakan dan arah jalan yang tidak terduga, meskpun cara berjalannya oleng namun dengan adanya sensor dua antena yang ada di kepalanya kecoa dapat berjalan dan terbang kemanapun dia mau dan hal tersebut dilakukan dengan cepat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kecoa Amerika memiliki catatan kecepatan tercepat yaitu hampir mendekati 2 mil per jam atau sekitar 75 cm per detik.

Demikianlah beberapa informasi mengenai keunikan hewan kecoa, semoga dapat bermanfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.